Darmawan Prasodjo

alias Darmo

Deputi I Kepala Staf Presiden Jokowi

Namanya mencuat karena disebutkan berkali kali dalam percakapan antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid bersama Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin yang diputar di sidang MKD, Darmo disebut berkali-kali. ini kutipanya :

Novanto: Presiden sudah dikasihkan ke Pak Luhut itu berapa kali. Si Darmo, kalau bapak denger cerita di dalam. Apa yang kita inginkan bisa, presentasi ke Presiden tiap hari.

Riza: Ya, ya. Jadi begini, Pak. Soal itu saya ngomong sama Darmo*. Saya bilang Darmo siap, ya. Dia kan ngurusi semua. Dia akan melihatnya ini kalau perlu biayanya besar juga.

Novanto: …Tapi kalau pengalaman kita, artinya saya dengan Pak Luhut, pengalaman-pengalaman dengan Presiden, itu rata-rata 99 persen itu gol semua, Pak. Ada keputusan-keputusan penting kayak Arab itu. Bermain kita. Makanya saya tahu. Makanya Bung Riza begitu tahu Darmo, di-maintenance, dibiayai terus itu. Darmo habis-habisan supaya belok. Pinter itu.

 

Sedikit biografi ” Darmo ” diambil dari blog pribadinya  http://darmawanprasodjo.com/siapa-darmawan-prasodjo/

 

PENGABDIAN KEPADA IBU PERTIWI

Hanya dalam waktu singkat setelah kepulangannya ke Indonesia, Darmawan Prasodjo telah mengabdi pada berbagai posisi penting seperti Chairman Millennium Development Goals 2012 UKP4 di Bali, Penasehat Kebijakan Fiskal Migas di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Pengajar Global Executive Program PERTAMINA, Chief Economist di Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-I), Kepala Program Studi Green Economy di Surya University, Presiden Komisaris Ametis Energi Nusantara, dan Penasehat Energi Gubernur Jawa Tengah.

Sebagai ekonom energi, Darmawan Prasodjo aktif sebagai pembicara dalam konferensi energi tingkat nasional dan internasional.  Darmawan juga aktif dalam diskusi-diskusi masalah migas dan energi, sebagai nara sumber, dan kolumnis migas di beberapa media massa.

Bagi seorang Darmawan pengabdian kepada Ibu Pertiwi haruslah berupa karya nyata yang hanya bisa dicapai dengan kerja keras dan etos kerja yang tinggi.

KAMPUNG HALAMAN DAN PENDIDIKAN

Kel. Alm. Pak Sadja M.

Darmawan Prasodjo lahir dan dibesarkan di Magelang, Jawa Tengah dari pasangan Almarhum Brigadir Jenderal TNI (Purn) Sadja Moeljoredjo dan Ibu Sudarti Sadja. Ayahandanya adalah seorang pejuang pendidik, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan Ibundanya selalu mendedikasikan hidupnya untuk mendampingi almarhum suami tercinta dan membesarkan anak-anaknya.

Ibunda & Saya Sekeluarga

Darmawan Prasodjo menikah dengan istri tercinta Diny Sandra Dewi dan dikaruniai tiga orang anak: Dylan(5 thn), Dykstra (3 thn), dan Dyandra (1 thn) yang semua lahir di Amerika Serikat.

Keluarga Darmawan Prasodjo

Darmawan Prasodjo merupakan siswa SMA yang berbakat dan terpilih dalam Program Habibie tahun 1989 untuk menimba ilmu di Amerika Serikat. Darmawan meraih gelar Sarjana dan Magister Ilmu Komputer dengan minor Teknik Industri dari Texas A&M University. Program doktoral di raih pada 2011 di bidang Ekonomi  Sumberdaya Alam (Natural Resource Economics) pada universitas yang sama, dimana model dalam disertasinya diadopsi oleh perusahaan energi terkemuka di Amerika Serikat sebagai strategi untuk menerapkan teknologi Carbon Capture and Storage(CCS) secara nasional. Berbagai penghargaan atas prestasi akademik diperolehnya selama menempuh pendidikan.

Darmawan & WifeInsya Allah perjuangan yang didasarkan atas kejujuran, keikhlasan, dan integritas untuk kebesaran bangsa akan dimudahkan jalannya. Aamiin YRA.

 

 

 

+++++

dari NBC Indonesia

Inilah Sosok Misteri “Darmo” Sang Rising Star dalam Kasus Setya Novanto

5 Desember 2015,JAKARTA, ARRAHMAHNEWS.COM – Dalam rekaman percakapan antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid bersama Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin yang diputar di sidang MKD, Darmo disebut berkali-kali.

Darmo adalah panggilan dari Darmawan Prasodjo, Deputi I Staf Kepresidenan. Dia adalah politisi Partai Demokrasi Indonesisa Perjuangan (PDI-P) yang direkrut oleh Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi Kepala Staf Presiden.

Di dalam rekaman, Darmo diibaratkan sebagai anak kesayangan Jokowi karena kecerdasannya. Hal itu membuat Riza Chalid pun mendekati pria yang sempat bekerja di Gedung Putih, Amerika Serikat, itu. “Darmo ini disayang sama dia (Jokowi) karena si Darmo kalau presentasi, lulusan Amerika, sudah kuliah Phd pintar. Jokowi happy terus. Ini saya tahu. Darmo ngomong, Pak, itu didengerin (oleh Jokowi),” kata Riza.

Setya pun menimpali ucapan Riza itu. “Cuma sudah dibeli. Gara-gara ketemu Bapak, dikunci, sreeeet. Berubah,” seloroh Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali itu. “Dikawaninlah,” ucap Riza.

Pada awal percakapan, nama Darmo juga sempat disebut oleh Setya. Setya menceritakan pendekatan yang cukup intensif dilakukan Riza terhadap Darmo. Pendekatan itu dilakukan agar Darmo tunduk terhadap kemauan Riza.

“Tapi kalau pengalaman kita, artinya saya dengan Pak Luhut, pengalaman-pengalaman dengan presiden, itu rata-rata 99 persen itu gol semua, Pak. Ada keputusan-keputusan penting kayak Arab itu, bermain kita. Makanya saya tahu. Makanya Bung Riza begitu tahu Darmo, di-maintain, dibiayai terus itu Darmo habis-habisan supaya belok. Pinter itu,” ucap Setya.

Mendengar cerita Setya dan Riza soal Darmo, Maroef tak banyak berkomentar. Dia hanya menyeletuk singkat, “Anu The Lobbies”, yang kemudian disambut tawa Riza dan Setya.

“Rising star”

Darmo saat ini masih aktif menjabat sebagai Deputi I Staf Kepresidenan yang membawahi bidang monitoring dan evaluasi. Luhut pernah memperkenalkan Darmo sebagai sosok rising star saat Kantor Staf Kepresidenan baru dibentuk.

“Dia pernah bekerja di Gedung Putih, pernah kerja di kantor Senator (John) Kerry. Ini rising star anak muda,” ucap Luhut. Meski terbilang muda, Darmo dianggap memiliki analisis yang tajam di bidang ekonomi energi. Selama 20 tahun merantau di Amerika Serikat, Darmo pun kembali ke Tanah Air.

Luhut mengakui memilih Darmo karena ada kedekatan hubungan. Luhut pun berseloroh bahwa pemilihan Darmo sedikit berbau KKN.

“Memang ada KKN sedikit karena dulu ayahnya adalah instruktur saya di akademi militer. Pas saya ketemu dia, wah ini orang boleh juga. Saya lihat CV-nya paten juga,” kata Luhut waktu itu. (ARN)

Sumber: NBCIndonesia

+++++

Ini Profil Darmo, Staf Luhut yang Juga Disebut di Rekaman Novanto-Freeport

Rina Atriana – detikNews
Ini Profil Darmo, Staf Luhut yang Juga Disebut di Rekaman Novanto-FreeportFoto: Grandyos Zafna

Jakarta – Selain nama Menkopolhukam Luhut Pandjaitan, ada nama Darmo disebut dalam rekaman pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha minyak Reza Chalid dan Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Siapa Darmo yang dimaksud?

Luhut menjelaskan soal sosok Darmo yang disebut dalam rekaman tersebut. “Itu (Darmo) divisi I saya ketika saya menjadi Kepala Staf (Kepala Staf Kepresidenan),” kata dia saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (19/11/2015). 

Dalam penelusuran  detikcom, Darmo yang dimaksud adalah Darmawan Prasodjo yang menjadi Deputi I Bidang Monitoring dan Evaluasi saat Luhut menjabat Kastaf Kepresidenan. Pria ini merupakan lulusan dari Duke University, Amerika Serikat. Dia akrab disapa Darmo dan pernah bekerja di Gedung Putih Amerika Serikat.

Luhut mengaku memberikan tugas kepada Darmo untuk mengkaji langkah yang terbaik yang harus diambil pemerintah terkait kelanjutan kontrak PT Freeport. “Saya minta kepada Pak Darmo untuk melakukan kajian menganai apa yang terbaik langkah Presiden (soal Freeport),” kata dia. 

 

Hasil kajian tersebut, kata Luhut, pihaknya tidak setuju dilakukan negosiasi di tahun 2015. “Pak Darmo itu sangat profesional dan melakukan tugasnya dengan baik sekali,” papar Luhut. 

Soal nama Darmo ini disebut dua kali oleh Novanto dalam transkrip rekaman yang beredar di kalangan wartawan sejak Senin lalu. “Presiden Jokowi itu dia sudah setuju di sana di Gresik tapi pada pada ujung-ujungnya di Papua. Waktu saya ngadep itu, saya langsung tahu ceritanya ini waktu rapat itu terjadi sama Darmo,”  kata Novanto. 

Kepada detikcom, Novanto tak membantah isi transkrip rekaman tersebut. Namun dia membantah melakukan ‘lobi’ agar kontrak PT Freeport di Papua diperpanjang. 

(erd/ndr)

+++++++++++++++++
Kamis, 19 November 2015 , 17:57:00
Luhut Panjaitan. Foto: dok/JPNN.com
Luhut Panjaitan. Foto: dok/JPNN.com

JAKARTA – Usai namanya terseret dalam pusaran perseteruan Menteri ESDM Sudirman Said dengan Ketua DPR Setya Novanto, Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan mulai mengungkap beberapa hal.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (19/11), Luhut mengatakan, transkrip pembicaraan yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto dan petinggi Freeport sempat disebut nama lain yaitu Darmo.

“Pria tersebut adalah Darmawan Prasodjo, Deputi I di kantor Kepala Staf Presiden (KSP). Dia di KSP. Saya minta dia lakukan kajian untuk langkah presiden mengenai Blok Mahakam dan Masela termasuk Freeport,” ujar Luhut.

Mantan KSP itu mengatakan, Darmo adalah seorang yang profesional dalam melaksanakan tugasnya. Namun, ia tidak merinci alasan nama Darmo bisa turut terseret dalam pembicaraan Novanto tersebut.

“Darmo melakukan tugasnya dengan baik sekali. Tidak ada yang bisa bantah dia soal kajian. Dia lakukan juga dengan doktor-doktor di Texas. Itu yang terbaik untuk negara ini,” tegas Luhut.

Sebelumnya, dalam transkrip nama Darmo disebut sebanyak 3 kali oleh Novanto. Namun, tak jelas inti pembicaraan Setnov yang berhubungan dengan Darmo. Sedangkan, nama Luhut disebut sebanyak 16 kali. Dia disebut mengetahui rencana pemberian jatah saham Freeport untuk Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. (flo/jpnn)

 

+++++++++

Darmo, Sosok yang Bikin Jokowi Selalu Hepi

Syahrul AnsyariSabtu, 5 Desember 2015, 05:04 WIB

VIVA.co.id – Selain membicarakan soal bisnis, saham, pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Muhammad Riza Chalid, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin juga berbicara soal sosok yang membuat Presiden Jokowi hepi dan tidak hepi. Riza dan Novanto dalam percakapan itu mengungkapkan sosok Darmo yang cukup spesial di mata Jokowi.

“Darmo ini disayang sama dia, karena Si Darmo kalau presentasi, lulusan Amerika, sudah kuliah PHD pintar. Jokowi happy terus. Ini saya tahu. Darmo ngomong Pak itu didengerin. Gitu Pak,” kata Riza kepada Maroef.

Novanto mengungkapkan, bahwa Darmo itu adalah anak buah dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan. Dia menyebut orang ini pernah terlibat perseteruan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said. “Ada keributan antara anak buahnya Pak Luhut, Si Darmo dan si siapa itu, Sudirman Said diekspos,” kata Novanto.

Penelusuran VIVA.co.id, Darmo merujuk pada nama Deputi I Bidang Monitoring dan Evaluasi Kantor Staf Presiden (KSP) Darmawan Prasodjo. Dia merupakan seorang ekonom energi dan lingkungan dengan pengalaman internasional.

Bikin Pusing

Berbeda dengan Darmo, Jokowi juga dikatakan tidak terlalu respek dengan sejumlah menterinya. Setidaknya dua nama disebut dalam rekaman dan transkripan tersebut. “Presiden itu gak hepi gara-gara itu. Dia gak hepi itu, menteri ini, Jonan dan Bappenas. Kalau ngomong itu saya pusing Pak Ketua, sama menteri ini,” kata Novanto.

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: