Ishak Charlie

Ishak Charli , pengusaha dari group Kurnia Tetap Mulia (Pemilik JW Mariott Medan),

masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia  versi Globe Asia

 

 

++++

Ishak Charlie Diduga Dalang Penyerobotan Lahan Jl Jawa

 

 

Medan-ORBIT: Komisaris PT Agra Citra Kharisma (ACK) Ishak Charlie disebut-sebut menjadi pihak yang paling bertanggungjawab dalam kasus peralihan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jalan Jawa Medan.

Namun ironisnya pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) justru hanya menetapkan Direktur Utama PT ACK, Handoko, sebagai tersangka dalam kasus sengketa lahan pemerintah tersebut.

Padahal sebagaimana intruksi  Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), Ishak Charlie sebagai Komisaris di PT ACK bisa turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Hal itu disampaikan pengamat hukum asal Kota Medan, Ibeng S Rani, kepada Harian Orbit, Selasa (18/3),

“Sesuai pasal 14 (1) UU tersebut, perbuatan hukum atas nama perseroan yang belum memperoleh status badan hukum, hanya boleh dilakukan oleh semua anggota Direksi bersama-sama semua pendiri, serta semua anggota Dewan Komisaris Perseroan dan mereka bertanggungjawab secara tanggungrenteng atas pebuatan hukum tersebut,” papar Ibeng.

Artinya lanjut dia, sesuai dengan UU itu maka semakin jelas Ishak Charlie secara peraturan, merupakan bagian dari PT ACK. Sehingga, menurutnya, segala perbuatan hukum yang dilakukan oleh perusahaan itu menjadi tanggungjawab bersama jajaran direksi dan komisaris.

“Dengan berbekal UU itu, penyidik Kejagung harusnya bisa melihat lebih jauh peranan Ishak Charlie dalam peralihan aset PT KAI menjadi milik PT ACK. Penyidik jangan hanya berpaku pada data yang berbentuk dokumen-dokumen saja, fakta di lapangan juga harus dijadikan acuan,” katanya.

Tak hanya itu tambah Ibeng, seluruh masyarakat di Kota Medan ini juga pastinya mengetahui siapa sebenarnya pemilik dari PT ACK dan pemodal dibalik peralihan aset negara yang kini sudah berdiri mall megah itu.

“Kejagung boleh tidak tahu siapa pemilik PT ACK itu, namun masyarakat jelas mengetahui kalau pemiliknya adalah Ishak Charlie,” ujar Ibeng.

Untuk itu dia berharap para tersangka bisa membantu aparat dengan mengungkap persoalan  itu sehingga penegak hukum bisa lebih mudah menjerat oknum yang paling bertanggungjawab sebagai tersangka.

Sementara itu, Komisaris PT ACK Ishak Charlie yang dikonfirmasi Harian Orbit via selulernya ke nomor 0811652xxx sedang tidak aktif. Begitu juga saat dikirim pesan tidak mendapatkan balasan.

Sebagaimana diketahui, awalnya PT Kereta Api Divre I Sumut-NAD menuduh PT ACK menyerobot lahan milik perusahaan BUMN ini, menyusul terjadinya pembongkaran bangunan di lahan sekira 7 hektar itu.

Saat ini kasus itu ditangani pihak Kejagung yang turut merespon perkara itu dengan menetapkan Dirut PT ACK Handoko sebagai tersangka. Sayangnya dugaan Isak Charlie sebagai dalang utama dari penyerobotan lahan Jalan Jawa itu hingga saat ini justru belum terjerat hukum. Or-09

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: