KH. Muhammad al Khaththath

KH. Muhammad al Khaththath alias Muhammad Gatot Saptono . terkenal juga dengan sebutan ustadz MAK

Sekjen FUI ( Forum Umat Islam)

+++++

Biografi dari situs  ustadz MAK (http://www.mak.my.id/profil)

Pria kelahiran Pasuruan 12 Juni 1964 (hampir 50 tahun) ini menyelasaikan studi di Program Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Budidaya Pertanian Faperta Institut Pertanian Bogor tahun 1988 dan aktif dalam berbagai organisasi keislaman sejak di Kampus sebagai Ketua Umum Badan kerohanian Islam IPB (1985-1986) dan lama aktif sebagai pimpinan Hizbut Tahrir Indonesia dan juga pernah aktif sebagai pengurus Komisi Dakwah MUI Pusat tahun 2005-2010. Adapun kegiatan-kegiatan keislaman seperti diskusi, seminar, tabligh akbar, demonstrasi, ceramah, khutbah Jum’at dilakukan sejak kuliah di IPB hingga hari ini.

Pendidikan keislaman diperoleh di TPAI Kampus IPB, Pesantren-pesantren di Bogor, serta halaqah-halaqah HT. Ustadz MAK pernah berguru kepada KH. Prof. Dr. Didin Hafidhuddin PP Ulil Albaab Bogor, KH. Zaini Dahlan PP Nurul Imdad Bogor, KH. Abdullah bin Nuh IC Al Ghazali Bogor, KH. Soleh Iskandar Ketua BKSPP, KH. Tb. Hasan Basri Bogor, KH. Solahuddin Fatullah Bogor, KH, Istikhori Abdurrahman, Darut Tafsir Cibanteng Bogor, Syaikh Abdurrahman AL Baghdadi, dll.

Kini Ustadz MAK aktif mengajar di masjid-masjid di antaranya Tafsir Ayatul Ahkam karya Syeikh Muhammad Ali As Shabuniy, juga aktif mengisi khutbah Jumat di berbagai Masjid di Jakarta, mengisi acara debat dan bincang di stasiun-stasiun TV swasta, serta mengurus Forum Umat Islam (FUI) dan menjadi Pemimpin Umum Tabloid Suara Islam.

Ustadz MAK sebagai Sekjen FUI bersama Imam Besar DPP FPI Habib Rizieq Syihab, Wakil Amir MMI Ustadz Abu Jibril dan berbagai pimpinan ormas dalam FUI telah menggagas wacana NKRI Bersyariah, yakni perjuangan untuk mewujudkan NKRI yang menerapkan syariat Allah SWT sebagai hukum dan perundangan yang formal konstitusional. Caranya adalah dengan mengangkat Presiden yang siap mendekritkan berlakunya syariah secara formal konstitusional.

+++++++++++

dari Detik.com

 

Sepak Terjang Al-Khaththath Alias Gatot Saptono

Faiq Hidayat – detikNews
Sepak Terjang Al-Khaththath Alias Gatot SaptonoFoto: Ari Saputra
Jakarta – Sekjen Forum Ulama Indonesia (FUI), Muhammad Al-Khaththath, kini meringkuk di tahanan polisi. Dia diduga hendak menggulingkan pemerintahan Jokowi-JK.

Al-Khaththath, yang memiliki nama asli Muhammad Gatot Saptono, bukan orang baru di panggung nasional. Dia pernah menjabat sebagai Ketum DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tahun 2002-2004. Seperti yang sudah umum diketahui, HTI menolak demokrasi, bahkan kerap menggelorakan pendirian khilafah di Indonesia.

Dia tak menduduki masa jabatannya secara penuh. Isu tak sedap mengiringi pencopotannya dari kursi ketum HTI.

Setelah tak lagi menjabat ketum HTI, Al-Khaththath masuk parpol bahkan maju sebagai caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB). Namun dia kalah bertarung di dapil DKI Jakarta III dan gagal duduk jadi wakil rakyat di Senayan.

Pria kelahiran 12 Juni 1964 itu juga pernah aktif di MUI. Dari tahun 2005 hingga tahun 2010, Al-Khaththath aktif sebagai pengurus Komisi Dakwah MUI.

Kini, Al-Khaththath hanya aktif di FUI, organisasi yang pernah menelurkan wacana NKRI Bersyariah bersama Front Pembela Islam (FPI). Tujuan wacana itu adalah menerapkan hukum Islam di Indonesia.

Bersama FUI pula Al-Khaththath menggalang kekuatan massa Islam meneruskan aksi-aksi demonstrasi menuntut hukuman bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terdakwa penista agama. Al-Khaththath kembali menggalang kekuatan setelah sejumlah tokoh 411 dan 212 dijerat kasus hukum.

Kini Al-Khaththath sendiri yang terjerat kasus hukum. Dia diduga terlibat dalam permufakatan makar untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Al-Khaththat kini ditahan oleh polisi.
(tor/erd)

 

 

+++++

ustadz MAK (alamak).. doyan nginep di hotel mewah ternyata.. Umat disuruh nginep di mesjid, dia nginap di hotel bintang 5.. luar biasa..

Jumat 31 Mar 2017, 11:22 WIB

Sekjen FUI Al-Khaththath Ditangkap di Hotel Kempinski Kamar 123

Arief Ikhsanudin – detikNews
Sekjen FUI Al-Khaththath Ditangkap di Hotel Kempinski Kamar 123Foto: Andhika Prasetia/detikcom

Jakarta – Sekjen FUI Al-Khaththath ditangkap polisi. Dia ditangkap di kamar 123 Hotel Kempinski, Bundaran HI, Jakarta Pusat.

“Iya benar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (31/3/2017). Kombes Argo membenarkan pertanyaan apakah Al-Khaththath ditangkap di Hotel Kempinski kamar nomor 123.

Argo menepis anggapan bahwa penangkapan Al-Khaththath merupakan kriminalisasi terhadap ulama. Dia menegaskan penangkapan Al-Khaththath dan kawan-kawan sudah sesuai dengan prosedur dan profesional.

“Kita profesional saja. Penyidik tentu sudah sesuai prosedur dalam penangkapan ini,” ujarnya.

Argo juga menjelaskan alasan penangkapan Al-Khathath dilakukan pagi tadi menjelang aksi 313. “Kenapa hari ini ditangkap, karena laporannya barusan,” tuturnya.

Seperti diketahui, Al-Khaththath rencananya akan mengikuti aksi 313, yang diawali dengan kegiatan salat Jumat di Masjid Istiqlal dan unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Dengan ditangkapnya Al-Khaththath, dipastikan dia tidak akan hadir dalam aksi tersebut.

https://tv.detik.com/20detik/embed/170331020/

Selain Al-Khtaththath, ada 4 orang yang ditangkap, yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha (mantan suami Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti), dan Andry. Saat ini kelima orang tersebut masih diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti, di antaranya handphone dan dokumen. Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut.

Sementara itu, peserta Aksi 313 menyayangkan penangkapan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath. Mereka mempertanyakan alasan polisi menangkap dengan tudingan makar.

“Kita menyayangkan. Makar di mananya itu, orang demo saja dilarang, rezim apa itu,” kata salah satu peserta aksi 313 yang juga orang dekat Al-Khaththath, Ustadz Sambo.

Baca Juga: Bantah Upaya Makar, Sahabat Minta Sahabat Sekjen FUI Dibebaskan
(fjp/van)

+++++++++++++++++++++

Pemimpin Aksi 313 Sekaligus Sekjen FUI, Al Khaththath, Ditangkap

JUM’AT, 31 MARET 2017 | 10:44 WIB

Pemimpin Aksi 313 Sekaligus Sekjen FUI, Al Khaththath, Ditangkap

Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab di atas mobil komando. Rizieq mempersilakan Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan Komisi Hukum DPR, 21 Februari 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta – Beberapa jam sebelum Aksi 313 digelar, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath ditangkap polisi, Jumat dinihari, 31 Maret 2017. Koordinator Tim Pengacara Muslim, Ahmad Michdan, membenarkan informasi tersebut.

“Iya betul, ditangkap semalam, dibawa ke Mako Brimob,” kata Michdan saat dikonfirmasi Tempo, Jumat. Kendati demikian, ia belum mengetahui pasti alasan penangkapan Al Khaththath.

Michdan berujar, ia ditelepon Al Khaththath dan diminta mendampinginya. “Sekarang saya sudah di Mako Brimob, tapi masih di pos jaga, belum boleh masuk,” ucapnya.

Juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif, juga membenarkan kabar ditangkapnya Al Khaththath. “Betul, belum tahu alasannya apa. Saat ini, kami sedang menuju sana (Mako Brimob),” ujarnya.

Baca: Aksi 313, Ini Imam dan Khatib Salat Jumat di Istiqlal

Al Khaththath merupakan Sekretaris Jenderal FUI yang menggagas Aksi 313, yang digelar Jumat ini. Kemarin siang, Al Khaththath masih tampak dalam konferensi pers yang digelar untuk menjelaskan tentang Aksi 313. Dalam keterangannya kepada wartawan, Al Khaththath menuturkan Aksi 313 rencananya akan diawali dengan salat Jumat berjemaah dan dilanjutkan long march ke depan Istana Merdeka.

Mereka menuntut pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Adapun Ahok kini tengah menjalani persidangan terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya.

 

 

 

 

 

Advertisements

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: