Imelda Tio

Pengusaha Solo, dari grup Paragon

 

+++++++++++++

 

Imelda Sundoro Sehat Berkat ‘Workaholic’

Biasanya, pekerja profesional yang tergolong workaholic cenderung memiliki tubuh lemah karena kesehatan ‘tersingkir’ dengan tumpukan tugas. Namun, tidak begitu dengan Presiden Komisaris Sun Motor Group, Imelda Sundoro. Meski mengaku beberapa kali kelelahan dan kurang tidur, semangat hidupnya tetap memanas.

 

Justru dengan terus bekerja dan berkreasi, saya yakin kesehatan terus terjaga. Karena sibuk kerja, saya sampai lupa kalau saya sudah tua,” kata Imelda sambil tertawa. Anak dari Koo Tjong Tjang dan Tio Fee Swie ini memang gemar membanting tulang sejak kecil. Sejak sang ayah wafat saat Imelda berusia 9 tahun, Imelda selaku anak pertama dari tujuh bersaudara ini harus ikut menafkahi keluarga, bersama sang ibu. “Saya dari kecil terbiasa digembleng oleh kehidupan,” kenang Imelda.

 

Imelda mengaku terus mengasah pikiran untuk bekerja. Setiap pagi sebelum keluar rumah, Imelda selalu memebri pengarahan kepada anak buahnya melalui sms ataupun surat elektronik. Sebelum beraktivitas di luar pun, Imelda menyempatkan diri untuk senam atau jogging. “Dulu saya berenang tapi sekarang seringkali tak punya waktu,” kata Imelda.

 

Dari segi kesehatan, Imelda tergolong cukup bagus. Hasil medical check-up tak pernah berwarnamerah”. “Semuanya normal. Karena saya juga jaga makanan yang berlemak dan kolesterol saya hindari,” katanya. Malah, gigi Imelda masih utuh. “Menjaga kesehatan kan penting agar bisa terus mencoba peluang-peluang bisnis baru,” cetusnya.

Kini, semakin bertambah usia, Imelda bukan lantas membendung cita-cita dan ide kreatifnya. Malah, dia berkeinginan agar Sun Motor Group bisa go public. Tidak hanya soal bisnis, Imelda juga mengaku ingin berderma. “Saya sedang dirikan poliklinik yang nantinya gratis untuk masyarakat,” katanya tentang poliklinik yang berlokasi di belakang Vihara Dharma Sundara, di Solo.

Beberapa tahun belakangan, Imelda fokus di properti dan hospitality. Beberapa hotelnya di Solo seperti Novotel, Ibis, Best Western serta superblock Solo Paragon (apartment, kondotel, pusat perbelanjaan). Sementara di Semarang, dia punya Novotel Semarang, Formule-1. Di Kota Gudeg ada Phoenix Hotel serta Formule-1. Paling baru, The Sun Heritage di Bali. Hotel-hotel itu kerja sama pengelolaan dengan Accor dan Best Western. Sementara, di sektor property Imelda bekerja sama dengan Group Ciputra.

Sektor properti dan hospitality adalah sayap bisnis baru di Sun Motor Group yang besar dari dunia otomotif. Pelebaran sayap bisnis inilah yang terus memompa semangat Imelda di masa senjanya. Malah, istri mendiang Hoo Sundoro Hosea mengaku tak punya keinginan untuk pensiun. “Saya akan terus produktif karena masih banyak kreasi yang akan muncul dari kepala saya,” tegas Imelda. (Acha)

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: