Fahri hamzah

Politikus PKS

Wakil Sekjen PKS

10484035_10203641741031829_8364458770403602001_n

+++++
SENIN, 03 OKTOBER 2011 | 18:44 WIB
Fahri Hamzah Lontarkan Ide Pembubaran KPK

Busyro Muqqodas. TEMPO/Imam Sukamto

Grafis Terkait

10 Calon Lolos Seleksi Pemimpin KPK
Topik
#korupsi
#Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Besar Kecil Normal
TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Fahri Hamzah melontarkan gagasannya untuk membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, praktek KPK sebagai lembaga super telah mencederai prinsip demokrasi.

“Karena dalam demokrasi tidak ada yang namanya lembaga super,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera ini dalam rapat konsultasi antara DPR dan KPK di ruang rapat pimpinan DPR, Senin, 3 Oktober 2011.

Menurut Fahri, dengan predikat sebagai lembaga super, KPK cenderung tidak mau diawasi. “Padahal dalam demokrasi prinsipnya adalah keterbukaan.”

Fahri menambahkan, dengan adanya lembaga super yang mengurusi korupsi juga membuat lembaga penegak hukum lainnya, seperti kepolisian dan kejaksaan, jadi enggan mengungkap kasus-kasus korupsi. “Karena mereka pikir sudah ada lembaga lain yang mengurusinya,” ujarnya.

Fahri juga mempertanyakan pemihakan pemerintah soal anggaran lembaga penegak hukum. Menurutnya, pemerintah memiliki kebijakan yang berbeda soal anggaran untuk KPK, kepolisian, dan kejaksaan. “Kejaksaan minta anggaran Rp 6 triliun dikasih Rp 2 triliun, kepolisian minta Rp 34 triliun dikasih Rp 31 triliun. KPK minta x dikasih x plus satu,” ujarnya.

Menanggapi serangan-serangan Fahri ini, Ketua KPK Busyro Muqoddas menjawab dengan tenang. Menurut Busyro, ia dan pimpinan komisi antikorupsi lainnya tidak keberatan jika KPK memang dibubarkan kembali oleh DPR karena KPK pun dilahirkan oleh Dewan. “Apa boleh buat kalau memang mau dibubarkan. Kami juga hanya menjalankan amanat undang-undang. Tidak ada masalah buat kami,” kata dia dalam rapat tersebut.

Busyro juga mempersilakan Fahri dan partainya, Partai Keadilan Sejahtera, mengajukan pembubaran KPK secara hukum. Ia mengaku tak merasa terganggu dengan pernyataan Fahri di berbagai media yang mengusulkan pembubaran KPK. “Kalau itu misalnya serius Pak Fahri mempunyai agenda pembubaran KPK, silakan saja lewat Fraksi PKS, dan seterusnya lewat jalur hukum,” ujarnya.

Namun Busyro menegaskan selama KPK masih berdiri, dia dan pimpinan KPK lainnya tak akan berhenti bekerja. Ia juga mengatakan KPK tak akan mau diintervensi oleh partai politik mana pun. “Karena ini lembaga politik (DPR), mohon dipahami kami tidak punya agenda politik apa pun dan mohon dipahami bahwa kami tidak mungkin bisa diintervensi oleh partai politik besar, sedang, kecil atau apa pun juga.”

FEBRIYAN
Soal Usul Pembubaran KPK, Fahri Hamzah: Itu Salah
Selasa, 04 Oktober 2011 06:05 wibMuhammad Saifullah – Okezone
Fahri Hamzah (Foto: Dok Sindo)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR Fahri Hamzah membantah dirinya melontarkan wacana pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rapat dengar pendapat dengan aparat penegak hukum, kemarin.

“Itu salah,” jawabnya singkat ketika dikonfirmasi okezone via telepon, Selasa (4/10/2011).

Sayangnya politikus PKS itu tidak menjelaskan lebih detail maksud ucapannya di atas. Sambungan telepon langsung diputus begitu saja.

Dalam rapat dengar pendapat dengan pimpinan KPK, Kapolri, dan Jaksa Agung, Fahri Hamzah sempat melontarkan usulan mencengangkan. Dia mengusulkan agar KPK dibubarkan.

“Lebih baik KPK dibubarkan, karena saya tidak percaya institusi superbody dalam demokrasi. Tidak boleh ada institusi superbody dalam demokrasi,” kata Fahri lantang di ruang rapat pimpinan di Gedung DPR, kemarin.

Menurut Fahri, KPK sebagai lembaga superbody terkesan menutup diri dari pengawasan pihak luar termasuk DPR. “Apa yang diusulkan (pembubaran KPK) kita perlukan diskusi lebih lanjut,” sambungnya.

Dia menjelaskan usulan pembubaran KPK layak diperhitungkan sebab sejumlah pimpinan KPK kerap terlilit dugaan perkara korupsi. “Saya berkali-kali menyatakan kasus yang menimpa KPK dan pimpinannya akan terus menjadi momok pemberantasan hukum secara nasional. “Kami akan revisi Undang-Undang KPK yang menjadi paket,” tandasnya.
(ful)

++++

Fahri Hamzah Disebut Eks Anak Buah Nazaruddin Diberi Uang 25.000 Dollar AS

Senin, 18 Agustus 2014 23:01 WIB
Fahri Hamzah Disebut Eks Anak Buah Nazaruddin Diberi Uang 25.000 Dollar AS

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA — Mantan anak buah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, Yulianis, mengaku pernah memberikan uang dalam amplop sebesar 25.000 dollar AS kepada politikus Partai Keadilan Sejahtera, Fahri Hamzah. Pengeluaran uang untuk Fahri tersebut dicatat Yulianis sebagai uang muka pembelian mobil sesuai dengan arahan Nazaruddin.

“Catat saja itu DP pembelian mobil, tidak terkait dengan proyek,” kata Yulianis menirukan perintah Nazaruddin dalam persidangan kasus dugaan korupsi Hambalang dengan terdakwa mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (18/8/2014).

Awalnya Yulianis ditanya oleh pengacara Anas yang bernama Andika Honggowongso. Dia diminta menjelaskan mengenai inisial FAH dalam dokumen pengambilan kas. Yulianis menjawab bahwa dia pernah dipanggil Nazaruddin ke lantai tujuh Tower Kemang di Mampang, Jakarta Selatan, untuk membawa uang 25.000 dollar AS. Setelah sampai di lantai tujuh, Yulianis mengaku melihat Fahri Hamzah.

“Dulu saya tidak tahu dia itu siapa, tetapi setelah melihat di TV, saya tahu itu Pak Fahri yang dari PKS,” kata Yulianis.

Dia mengaku meletakkan uang 25.000 dollar AS yang dibungkus amplop di meja di depan Fahri. Saat itu, kata Yulianis, Fahri tidak bicara apa-apa dan hanya senyum ketika diminta untuk tanda tangan sebagai bukti penerimaan. Akhirnya, Nazaruddin-lah yang tanda tangan. “Sama Pak Nazar itu ditandatangani cuma dicoret-coret saja,” ujar Yulianis. (*)

+++++++++++++++

Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddin

Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddin  

Fahri Hamzah. TEMPO/ Amston Probel

 

TEMPO.CO, Jakarta – Politikus Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah mengklarifikasi pemberitaan tentang dirinya yang dituding menerima duit dari bekas Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin terkait kasus Hambalang. (Berita terkait: Fahri Hamzah Disebut Terima US$ 25 Ribu dari Nazar)

Lewat akun Twitternya @Fahrihamzah, Fahri menyatakan tidak tahu soal duit Nazaruddin. “Saya belum tahu persisnya. Saya tidak merasa punya hubungan apa pun dengan Yulianis dan Nazar, apalagi soal uang,” cuit Fahri, Senin malam, 18 Agustus 2014. (Baca: Di Kongres Demokrat 2010, Ada Bagi-bagi BlackBerry)

Pernyataan Fahri ini menanggapi kesaksian Wakil Direktur Keuangan Permai Grup Yulianis dalam persidangan terdakwa Anas Urbaningrum yang digelar di pengadilan Tipikor. Fahri disebut sebagai salah satu penerima amplop senilai US$ 25 ribu atau sekitar Rp 292 juta dari Nazaruddin. (Baca: Nazaruddin Ikhlas Tak Terima Remisi Lebaran)

Lewat cuitannya Fahri mempersilakan Nazaruddin dan Yulianis untuk mengklarifikasi kehadirannya di Wisma Permai, tempat saat transaksi tersebut terjadi. “Saya tidak pernah ke sana. Tidak tahu di mana dan tidak pernah terdengar selama ini saya berurusan dengan mereka,” kata Fahri. (Baca: Bikin Masalah di Sukamiskin, Nazaruddin Dipukul)

Pengakuan Yulianis tersebut dianggap Fahri tidak mendasar. Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 ini, dalam rentang lima tahun pengusutan kasus Hambalang di pengadilan, tiba-tiba saja namanya disebut sebagai penerima uang. (Baca juga: Sidang Hambalang, Nazaruddin Diduga Terima Rp 10 M)

Fahri mengatakan meskipun namanya disebut sebagai salah satu penerima duit dari Nazaruddin, ia tidak akan melaporkan balik baik Yulianis maupun Nazaruddin. “Sebab saya merasa mereka juga sedang susah,” ujar dia. Pria yang pernah mengusulkan untuk membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi ini mendoakan agar Anas Urbaningrum diberikan kekuatan dalam memperjuangkan hak-haknya di pengadilan. 

AISHA SHAIDRA

Topik terhangat:
ISIS Pemerasan TKI Sengketa Pilpres Pembatasan BBM Subsidi Hasil Pilpres 2014

Berita terpopuler lainnya:
Mundur dari Pertamina, Karen Pindah ke Harvard
Pencitraan, Jokowi-JK Tak Berani Hapus Subsidi BBM
Mengapa ISIS Lebih Hebat dari Al-Qaeda?

 

thesatamkomplet
agussulsul

+

@swaragamafm @akbarhakeem @GNFI. Kabar Gembira Mz Fahri Hamzah disebut menerima uang dr Nazaruddin kata Yulianis,😀 ))

Dina
dee_na07

+

Ga heran kalau Fahri terima duit dari nazar..emangnya drmn uangnya buat jadi anggota dewan..kalau gak dari fulus2 spt itu..rahasia umum..

Rustam Ibrahim
RustamIbrahim

+

@Aangku Bagaimana pendapat anda bahwa Fahri Hamzah terima uang $ 25,000 dari Nazaruddin? Tapi dia tidak ngaku?

Yulia
YulianiYulianis

+

“@kurawa kalo dari keterangan Yulianis saat penyerahan uang 25,000 dolar,Fahri gak mau tanda tangan di kuitansi artinya level doi sdh Mahir”

Ahmad Muflih
ahmad_vite

+

Dulu jg ngaku gak kenal fatanah. Disebut Terima Uang Nazaruddin, Fahri bantah dan Tak Kenal Yulianis de.tk/VW5E0s”” @rapimil

SaveNKRI
Riau_Perantau

+

Tuduhan yulianis TSM thd @Fahrihamzah“@tempodotco: Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddin bit.ly/1rPYJHH

Harry Wijaya
HarryGreen75

+

Biasa mana ada maling ngaku..adanya berkellit hahahaha RT @tempodotco: Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddinbit.ly/1rPYJHH

Busran Mekar
BusranMekar

+

Hahay fahri hamzah juga dapat jatah dari nazaruddin. Pantas ingin bubarkan KPK. Mental korup. Cc @KakaLebah dibela mati matian pasti. Haha

ROFIQ ASHARI |LAWYER
rofiqashari

+

Wkwk kurang lucu RT”@tempodotco: Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddinbit.ly/1rPYJHH“@Fahrihamzah@Presiden2014com @KPK_RI

Abu Ghaza
gareng200

+

Gub Sumut kena skandal Foto mesra, Fahri hamzah kecipratan duit hambalang. Wow PKS gitu loh @Presiden2014com

Bang Is.BEJO
IniBang_Is

+

KPK Dalami Pengakuan Yulianis Soal Fahri Hamzah   – Yahoo News Indonesiaid.berita.yahoo.com/kpk-dalami-pen…

Komentar (12)

 
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
 0
0 
Akhirnyaaaaaa…...ketahuan juga….. Mari kita lihat apakah bung “Fah” ini lolos? Kalau dia lolos berarti ga ikut menikmati duit Nazaruddin.
 0
0 
BUNG,KALO MALING NGAKU,PENJARA ENGGA MUAT LAGI BRO……BAU BUSUK BIAR DI UMPETIN DIMANA AJA,BAU BUSUK NYA PASTI KEDENGARAN BUNG….MAKANYA KALO MULUT NYA MASIH BAU BUSUK,JANGAN BANYAK BERKOAR-KOAR FITNAH….
 0
0 
Banyak koar2 nyerang jokowi, ngga taunya MALING……!!!!
 0
0 
Sumpeh loh!? Yakin ga tau apa2!?
 0
16 
Ini orang memang bener-bener keblinger..!!! Dengan argumen cetek begitu, menunjukkan betapa absurd-nya manusia yang satu ini. Enggak jelas keberpihakannya pada kebenaran sejati. Bagaimana mungkin dia punya prasangka baik kepada Nazaruddin yang jelas-jelas koruptor itu, dibanding kepada Sri Mulyani dan Boediono yang dia kejar-kejar soal kasus Century..??!
Selanjutnya

Foto Terbaru

Suasana Latihan Militer JepangSuasana Latihan Militer Jepang

Kebakaran Hutan Mulai Rambah PemukimanKebakaran Hutan Mulai Rambah Pemukiman

Korban Selamat Kapal Versace Dipulangkan ke BaliKorban Selamat Kapal Versace Dipulangkan ke Bali

Menteri Kehakiman Australia Datangi KPK Bahas KorupsiMenteri Kehakiman Australia Datangi KPK Bahas Korupsi

Aksi Aktris Cantik Jessica Alba Saat Bermain BaseballAksi Aktris Cantik Jessica Alba Saat Bermain Baseball

Potret Kemiskinan Masyarakat FilipinaPotret Kemiskinan Masyarakat Filipina

Top Stories

  • Jokowi: PAN dan Demokrat Mulai MerapatJokowi: PAN dan Demokrat Mulai Merapat

  • Sejoli Pembunuh Ade Sara Didakwa Seumur HidupSejoli Pembunuh Ade Sara Didakwa Seumur Hidup

  • Dokumen Kesimpulan Prabowo Tebalnya 5.000 LembarDokumen Kesimpulan Prabowo Tebalnya 5.000 Lembar

  • Bandel, Ahok Punya Cara Jebak Uber App/Uber.comBandel, Ahok Punya Cara Jebak Uber App/Uber.com

  • Jokowi: Nanti PKL Singapura Buka Lapak di SiniJokowi: Nanti PKL Singapura Buka Lapak di Sini

  • Ahok 'Sentil' Pengusaha Situs Uber.comAhok ‘Sentil’ Pengusaha Situs Uber.com

  • Jokowi Banggakan Keberhasilannya Sulap JakartaJokowi Banggakan Keberhasilannya Sulap Jakarta

  • 8 Manuver Prabowo Gugat Hasil Pemilu Presiden8 Manuver Prabowo Gugat Hasil Pemilu Presiden

  • Jadi Dirut Pertamina, Karen: Tak Ada 'Me Time'Jadi Dirut Pertamina, Karen: Tak Ada ‘Me Time’

  • Puan Maharani Calon Kuat Ketua DPRPuan Maharani Calon Kuat Ketua DPR

  • Fahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit NazaruddinFahri Hamzah Cuit Klarifikasi Duit Nazaruddin

 

 

 

COPYRIGHT © 2011
TEMPO MEDIA GROUP
+++++
 
 

Fahri Hamzah : Mencabut Subsidi BBM, Jokowi Paling Bodoh

JAKARTA (voa-islam.com) – Memang paling gampang mencabut subsidi BBM untuk mengurangi beban defisit APBN. Tidak pakai mikir apa-apa. Paling-paling yang sengsara rakyat jelata. Imbasnya tidak kepada Jokowi, JK, dan Mega. Inilah kalau pemimpin dan penguasa malas mikir.

Dengan sangat jelas langkah pemerintahan Jokowi-JK dinilai sebagai paling bodoh alias tidak tepat dalam kreativitas mengelola anggaran. Penilaian itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Fahri Hamzah, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/9/2014).

Menurutnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan pemerintahan Jokowi-JK dalam mengatasi persoalan defisit APBN. “Kalau cuma cabut subsidi (BBM) enak. Itu langkah paling bodoh. Kirain ada ketahuan, ternyata tidak punya ilmu juga,” kata Fahri.

Mencabut subsidi BBM, kata Fahri, menunjukkan PDIP tidak memiliki ilmu pengelolaan anggaran negara yang baik. “Padahal mencabut subsidi bukan satu-satunya solusi menyelamatkan APBN,” tegas Fahri.

Selanjutnya,   Fahri Hamzah mengatakan, desakan PDIP sebagai partai pengusung Jokowi sebagai bentuk kegagalan revolusi mental yang selama ini digembor-gemborkan.

“Katanya mau revolusi mental tapi kok mengatasi persoalan fiskal harus cabut subsidi BBM,” kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/9/2014).

Hal itu menanggapi desakan PDIP dan Jokowi kepada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.

Menurutnya, langkah Jokowi beserta partai koalisi menaikkan harga BBM untuk membebani pemerintahan SBY. “Mereka mau membebani SBY menaikan BBM dengan alasan mencari ruang fiskal,” tegas Fahri. Jokowi datang ke Bali hanya ingin meminta SBY menaikan BBM. Begitu di puji-puji oleh media sebagai tradisi yang baik. jj/dbs/voa-islam.com

 

– See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/09/01/32610/fahri-hamzah-mencabut-subsidi-bbm-jokowi-paling-bodoh/#sthash.GEKBQxpn.dpuf

 

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: