Jusuf Supendi

Pendiri PKS –

___
Yusuf Supendi: Poligami 3 Elit PKS Bermasalah

Oleh Moh Anshari | Inilah – Sab, 19 Mar 2011 12.15 WIB

Email
Cetak
KONTEN TERKAIT
Perbesar Foto
Yusuf Supendi: Poligami 3 Elit PKS Bermasalah
INILAH.COM, Jakarta – Sebagai mantan anggota Dewan Syariah PKS,Yusuf Supendi ternyata punya kartu truf para politisi partainya yang berpoligami. Sebab menurut aturan partainya, setiap kader yang melakukan poligami harus minta izin ke Dewan Syariah.

Yusuf membeberkan tiga elit PKS yang berpoligami, namun bermasalah. Namun, ia minta nama ketiga elit PKS itu tak disebutkan dulu. “Pada saatnya, nama tiga elit PKS itu boleh dibuka. Pasti ini akan gempar, karena saya menangani banyak kasus poligami di PKS. Saya akan keluarkan peluru ini satu per satu nanti dimuntahkan. Sekarang, nama-nama itu jangan disebut dulu. Kasusnya saja diungkap,” pintanya kepada INILAH.COM, Sabtu (19/3/2011).

Pertama, terang Yusuf, ada elit PKS yang melakukan poligami, tetapi melanggar aturan Dewan Syariah. “Yang pertama ini berpoligami tanpa seizin Dewan Syariah. Itu melanggar aturan partai. Tapi sekarang, malah dia membalik-balik fakta, seolah-olah saya yang melakukan poligami dan melanggar aturan partai. Padahal, dia sendiri,” tuturnya.

Kedua, elit PKS yang melakukan poligami tanpa wali. “Elit ini boleh dibilang kader anak kecil di PKS, anak baru kemarin sore. Dia menikah dengan istri kedua tanpa wali. Nikahnya fasakh, tidak sah. Dia sempat diadili di Dewan Syariah,” ungkapnya.

Ketiga, seorang elit PKS yang saat ini duduk di kabinet, pernah berpoligami hingga istri pertamanya kabur. “Saya ikut menangani urusan poligami si dia ini sampai setengah tahun lamanya. Masalahnya pelik, sampai-sampai istri pertamanya kabur dari rumahnya. Nanti akan saya tulis dalam testimony bahwa saya tidak akan lari dari kenyataan sebagaimana istri pertamanya si dia lari dari rumahnya,” sindir Yusuf.

Yusuf mengingatkan kepada para elit PKS agar tidak sewenang-wenang terhadap dirinya, karena ia mengancam akan membongkar semua tabir kepalsuan dan sejumlah kasus di tubuh PKS. “Saya ini diakui oleh Ustad Abu Ridho sebagai perutnya PKS yang menyimpan banyak rahasia PKS. Jadi jangan coba-coba macam-macam. Nanti saya muntahkan semua peluru yang saya simpan ini,” tukasnya. [bar]

++++++++++++

Hadapi Hilmi Anis
19 Mar 2011

* Headline
* Rakyat Merdeka

Pendiri PKS Mengkeret

YUSUF Supendi sepertinya mengkeret menghadapi petinggi PKS Hilmi Aminuddin dan Anis Matta. Buktinya, kemarin, pendiri PKS ini mengaku tidak melaporkan dua politisi ini ke Badan Kehormatan DPR. Yang dia laporkan hanya Presiden PKS

Luthfi Ishaq.

“Laporan itu hanya untuk Luthfi,” ucap Yusuf di Gedung DPR, kemarin. Menurut Yusuf, penyebutan nama keduanya hanya masuk sebagai catatan dalam laporan. Padahal, Kamis lalu di tempat yang sama. Yusuf menya-takan melaporkan Hilmi dan Anis.

Laporan yang disampaikan Yusuf cukup provokatif dan tendesius. Misalnya, Luthfi Hasan dituduh melakukan fitnah dan menebarkan teror. Anis Matta dituduh menggelapkanuang kampanye saat Pilkada DKI 2007. Sementara Ustadz Hilmi disebut sebagai putra pentolan Darul Islam yang mengumpulkan harta untuk memperkaya diri. Tuduhan ini kompak dibantah Hilmi dan Anis.

Ditegaskan Yusuf, dia melaporkan Lutfhi terkait dugaan sejumlah ancaman, fitnah dan tuduhan yang diberikan Presiden PKS ini lewat pesan singkat.

Yusuf mengatakan. Luthfi menuding dirinya sebagai pengganggu keten-traman keluarga orang. “Pengganggu istri orang ampe cerai dan dipecat,” ujarnya membacakan pesan singkat itu di hadapan wartawan. Ia pun mengaku sempat diancam Luthfi. “Luthfi sms, jangan melawan institusi besar,” ujarnya.

Ancaman itu, disampaikan pada Juli 2010 lalu. Ia pun mengatakan, sempat mendapatkan pesan singkat ancaman dari temannya yang mendapatkan pesan dari orang lain. “Jadi teman saya itu memforward sms dari orang lain,” jelasnya.

Dalam pesan singkat itu. Yusuf mengatakan, dirinya diminta untuk tidak membawa-bawa organisasi Ikwanul Muslimin. “Jangan bawa-bawa IM, ntargue bunuh die, tau-tau dah ngambang aja di comberan,” ujar Yusuf membacakan sms itu. Pesan singkat ini disampaikan pada Oktober 2010 lalu.

Yusuf pun mengaku sudah berkomunikasi dengan Polsek Pasar Rebo. “Saya sudah sampaikan, tapi bukan laporan, baru informasi awal saja,” ujarnya. Yusufjuga berencana melaporkan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. “Nanti, sedang dicari jalur komunikasinya,” jelas Yusuf.

Lalu, apa tanggapan terbaru Luthfi Ishaq? Menurut Presiden PKS ini, pihaknya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan Yusuf ke polisi. Tuduhannya, pencemaran nama baik.

Dia sudah pasti mencemarkan nama baik partai. Tapi soal laporan ke polisi, masih kita pertimbangkan,” ujar Luthfi di Gedung DPR, kemarin.

Luthfi menambahkan, dirinya tidak ingin gegabah dalam menyikapi masalah ini. Saat ini, dia mengaku sedang menelusuri rekam jejak Yusuf hingga dipecat dari PKS. Namun niat untuk melaporkan bisa saja berubah bila ter-nyata jasa Yusuf memang besar.

“Dia mantan kader PKS yang punya jasa. Masa PKS melupakan jasa kadernya. Ini akan kita pertimbangkan. Sekarang saya sedang menelusuri arsipnya dia. Nanti akan dipertimbangkan,” tandasnya. REN/JPNN

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: