Herman Sarens Soediro

Purn TNI.- yang suka bergaya cowboy

+++
Mengenal Jenderal Herman Sarens Soediro
Hermans tersangkut kasus jual beli tanah di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.
SENIN, 18 JANUARI 2010, 16:18 WIB
Ismoko Widjaya

Letnan Jenderal Purnawirawan Herman Sarens Soediro (wikipedia)
BERITA TERKAIT
Penjelasan Singkat Jenderal Herman Sarens
Staf Jenderal Herman Temui Wartawan
Rumah Herman Sarens Akan Digeledah POM
Letjen (Purn) Herman Menolak Keluar Rumah
Rumah Mantan Jenderal di Serpong Dikepung
Web Tools

VIVAnews – Nama Letnan Jenderal Purnawirawan Herman Sarens Soediro (sebelumnya disebut Sudiro) kini menjadi perbincangan. Rumah sang jenderal dikepung Polisi Militer karena yang bersangkutan menolak keluar rumah. Hermans tersangkut kasus jual beli tanah di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.

Penelusuran VIVAnews, nama Herman Sarens Soediro menjadi sangat populer saat beliau memutuskan menjadi promotor tinju, menggantikan Boy Bolang.

Sekitar tahun 1981, Boy Bolang disebutkan mengalami kesulitan finansial saat menjelang pertandingan akbar Saoul Mamby vs Thomas Americo, untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas welter ringan versi WBC.

Herman Sarens adalah seorang purnawirawan yang juga diplomat, pengusaha, tokoh olahraga menembak dan berkuda, serta promotor tinju. Pria kelahiran Pandeglang, Jawa Barat, 24 Mei 1930 itu juga anak dari seorang prajurit.

Sang ayah, adalah Serma R Soediro Wirio Soehardjo, yang menjabat Kepala Perlengkapan Batalyon IV, Resimen XI. Ayah dari Jenderal Herman bertugas di Divisi II Siliwangi yang gugur di tangan tentara Belanda pada 19 Desember 1947.

Saat itu Serma Soediro adalah komandan Herman Sarens. Hermans Sarens Sudiro menikah dengan Tinawati pada 21 Agustus 1958. Sepanjang karir militernya, Herman pernah menjabat sejumlah posisi penting.

Berikut sejumlah karir militer yang pernah diemban Herman
1. Komandan Kompi Tentara Pelajar Siliwangi, Banjar
2. Komandan Peleton Divisi Siliwangi, Garut (1946)
3. Komandan Kompi Divisi Siliwangi, Jakarta (1949)
4. Wakil Komandan Batalyon Divisi Siliwangi, Bandung (1959)
5. Komandan Batalyon Divisi Siliwangi, Bandung (1959)
6. Karo Suad 2 MBAD, Jakarta (1964)
7. Paban Suad 2 Mabad, Jakarta (1966) Dan Brig Kosatgas Mabad, Jakarta (1966)
8. Wadan Korps Markas Hankam, Jakarta (1969)
9. Komandan Korps Markas Hankam (1970)

Kegiatan selain militer
1. Pengelola Hankam Sport Centre Satria Kinayungan, Jakarta (1967 — sekarang)
2. Pemimpin dan pengelola Sasana Tinju Satria Kinayungan Boxing Corporation
3. Promotor Tinju Profesional (Mempromotori Thomas Americo vs Saoul Mamby, kejuaraan dunia kelas welter ringan versi WBC)
4. Ketua I Bidang Target Perbakin Jaya
5. Ketua Umum Persatuan Promotor Tinju Indonesia (PPTI)
6. Pengusaha di bidang perhotelan

• VIVAnews

++++
Rumah Mantan Jenderal di Serpong Dikepung
Ada beberapa mobil Polisi Militer masuk ke dalam komplek perumahan.

VIVAnews – Di sekitar rumah purnawirawan seorang jenderal TNI dikepung Polisi Militer (PM). Mabes Polri menegaskan bahwa peristiwa itu sudah diperiksa langsung oleh personel Polda Metro Jaya.

“Kami belum bisa memastikan ada apa. Coba tanya ke Polda Metro Jaya, tadi sudah dicek sama Polda Metro Jaya,” kata juru bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang saat dihubungi, Senin 18 Januari 2010.

Seperti diberitakan TvOne, rumah mantan petinggi TNI yang dikepung itu diduga milik Letnan Jenderal Purnawirawan Herman Saren Sudiro. Di sekitar rumah terlihat kesibukan di kawasan perumahan Taman Golf Serpong itu.

Ada beberapa mobil Polisi Militer masuk ke dalam komplek perumahan. Belum lagi di luar komplek, sejumlah mobil petugas parkir di luar area.

Bahkan, wartawan yang meliput juga mendapat pemeriksaan ketat untuk masuk ke dalam arena perumahan. Hingga kini, belum diketahui peristiwa sebenarnya yang terjadi di lokasi perumahan.

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: