Cyrus Sinaga

Ketua Jaksa Penuntut Umum

+++++++++++++++

Kejagung Tunjuk Cyrus Sinaga Pimpin Kasus Masaro
Selasa, 08 September 2009 17:38
BERI KOMENTAR CETAK BERITA INI KIRIM KE TEMAN DISKUSIKAN DI MILIS Mereka Bukan Seleb Legendaris Biasa, Siapa Saja Mereka?
Kapanlagi.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) menunjuk Cyrus Sinaga untuk memimpin jaksa peneliti (P16) kasus dugaan penyuapan PT Masaro Radiokom dengan tersangka Ari Muladi.

“Pidum (Pidana Umum) sudah menunjuk jaksa P16, yakni, Cyrus Sinaga dan dua temannya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Jasman Pandjaitan, di Jakarta, Selasa (08/09).

Cyrus Sinaga merupakan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap mantan Ketua Deputi V Badan Intelijen Nasional (BIN) Muchdi Pr dalam perkara pembunuhan aktivis HAM Munir.

Sebelumnya, Kejagung menyatakan sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Mabes Polri terkait dugaan penyuapan PT Masaro Radiokom.

Badan Reserse Kriminal Polri menahan Ari Muladi, tersangka kasus penipuan Rp5,1 miliar berkedok sebagai utusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan janji kasus yang ditangani lembaga antikorupsi itu dapat dihentikan penyidikannya

Ia mengatakan saat ini, perkara tersebut dipegang oleh Pidum setelah sebelumnya direncanakan akan dipegang oleh Pidana Khusus (Pidsus).

“Karena ini, berkaitan dengan tindak pemalsuan dan pemerasan. Tapi nantinya ada penyuapan, tentunya akan diserahkan ke pidsus juga,” katanya yang menambahkan kasus Ari Muladi itu masuk ke dalam Pasal 372 dan 278 KUHP.

Sebelumnya, tersangka kasus korupsi Proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu Departemen Kehutanan yang juga Komisaris PT Masakom, Anggoro Widjoyo mengaku dimintai uang oleh oknum KPK Rp5,1 miliar.

Pengacara Anggoro, Bonaran Situmeang melaporkan kasus ini ke Mabes Polri.

Uang tersebut diserahkan kepada dua orang yang mengaku utusan KPK yakni Ari Muladi dan Eddy Sumarsono.

Namun, ternyata kasus Anggoro tetap berlanjut dan tidak dihentikan oleh KPK sehingga ia kabur ke Singapura hingga sekarang.

KPK sendiri telah menegaskan bahwa dua orang itu bukan stafnya

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: