Ong Yuliana Gunawan

Dari http://www.infogue.com/:

Beberapa nama yang terlibat percakapan dengan Anggodo memang kontroversial. Rabu (4/11/2009) salah satunya Ong Yuliana Gunawan, wanita warga jalan Peneleh, Surabaya dianggap mencatut nama presiden dalam percakapan dengan Anggodo Wijoyo.

Ong Yuliana ternyata pernah ditahan dua kali di rumah tahanan kelas satu Surabaya di Rutan Medaeng, Waru, Sidoarjo, dalam kasus narkoba. Ong Yuliana terpidana narkoba ini juga memiliki keahlian dalam memijat.

Dari data yang dihimpun dari rutan Medaeng, Ong Yuliana sudah dua kali masuk ke rutan Medaeng untuk menjalani masa tahanan, karena menggunakan dan menyimpan shabu-shabu .

Informasi lain menyebutkan, jika yuliana pertama kali masuk rutan Medaeng sekitar akhir 2005 lalu dalam kasus kepemilikan shabu-shabu.

Setelah menjalani masa tahanan sekitar empat bulan, Ong Yuliana bebas keluar rutan Medaeng. Namun pertengahan 2006, Ong Yuliana kembali masuk ke rutan Medaeng karena kasus yang sama dan menjalani masa tahanan tidak lebih dari enam bulan .

Sebagai narapidana , Ong Yuliana dikurung di sel blok W. Ong Yuliana dikenal sebagai wanita yang bergaul kepada siapapun, baik petugas rutan maupun sesama napi. Ong Yuliana dikenal pandai memijat Didalam rutan, Ong Yuliana sering mempraktekkan keahliannya dalam memijat, terhadap siapapun.

Pihak rutan Medaeng menutup diri untuk memberikan keterangan resmi mengenai kisah dan sepak terjang Ong Yuliana ini.

Ong Yuliana Gunawan memang dekat dengan Anggodo, baik sebagai pemijat maupun bisnis. Bahkan kabar yang terdengar Ong Yuliana yang sempat terekam KPK, selain menyerahkan duren dua dus, Ong Yuliana juga sebagai pemijat Mr R tersebut.

Ong : Tadi Pak Ritonga telepon, besok dia pijet di Depok, ketawa-ketawa dia, pokoknya harus ngomong apa adanya semua, ngerti? Kalau enggak gitu kita yang mati, soalnya sekarang dapat dukungan dari SBY, ngerti ga?
Anggodo : Siapa?
Ong : Kita semua. Pak Ritonga, pokoknya didukung, jadi KPK nanti ditutup ngerti ga?
Anggodo : Iya-iya
Ong : Udah pokoknya jangan khawatir ini urusannya bisa tuntas, harus selesai. Dia ngomong begitu, Pak Ritonga. Bener Pak Ritonga itu loh, siapa polisi itu, si Susno itu. Kemarin Pak Ritonga dianu itu, Pak Ritonga ngamuk. Kan dia itu anu Pak, janji to? Gitu loh, kok dia yang nyeleweng, gak berani dia, katanya Anggodo suruh nelepon kamu, kamu stress toh Pak? Hari ini masuk TV terang loh Pak, masuk tv terang bos itu kayak apa itu?
Anggodo : lya…hehe
Ong : Tapi lebih baik kok katanya, bagus. Harus begini, karena Antasari, kan kamu tak certain ya Pak, ini kenapa dia ngomong gini? Mulai.. (tidak jelas) semua, Antasari kan butuh…tutup (tidak jelas) ngerti Pak? Pak Ritonga kan rentut-nya se-Indonesia yang nentuin Pak
Anggodo : Iya
Ong : Nah ini loh yang ini, makanya Pak Ritonga dengan urusan sampe tuntas
Anggodo : Ya..ya

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

%d bloggers like this: