Adiguna Sutowo

Pengusaha , anak dari mantan direktur utama Pertamina Ibnu Sutowo

——-
Dari detik.com

Jakarta – Bukan suatu hal yang asing ketika menyebut nama Adiguna Sutowo. Nama ini pernah mencuat saat peristiwa pergantian malam tahun baru 2005 lalu. Dia menembak dari jarak dekat seorang pelayan Yohanes Brahman Haerudi alias Rudi, di Island Bar Fluid Club & Lounge di lantai dasar Hotel Hilton International Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Proses hukum pun berjalan sebagai tindaklanjut peristiwa tersebut. Juni 2005 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat , Majelis Hakim yang diketuai Lilik Mulyadi menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara. Vonis ini sangat ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Adiguna divonis hukuman mati atas perbuatannya yang menghilangkan nyawa Yohanes.

Kasus ini rupanya juga menyita perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY meminta kepolisian menindak tegas aksi brutal tersebut.

Pertimbangan putusan ringan itu karena keluarga korban sudah menerima maaf putra bungsu eks Dirut Pertamina Ibnu Sutowo ini. Hal lainnya yang meringankan vonisnya karena ia merupakan public figur, sopan dalam persidangan, masih muda, dan sebagai kepala keluarga yang menjadi panutan keluarga, serta belum pernah tersangkut khusus apapun.

Dalam membuat amar putusan itu, majelis hakim mengaku telah mendasarkan pada sejumlah referensi. Antara lain, kasus Tommy Soeharto dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal yang dihukum 15 tahun penjara dan Ari Sigit pada kasus senjata ilegal dengan hukuman satu tahun penjara.

Pada November 2007, Mahkamah Agung mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) Adiguna Sutowo. Majelis Hakim yang diketuai Parman Soeparman dengan beranggotakan Djoko Sarwoko dan Moegiharjo, mengkorting vonisnya menjadi empat tahun penjara.

Nama Adiguna lebih dikenal sebagai pereli nasional. Anaknya, (alm) Adri Sutowo pun menitis darah ini. Nama Adiguna memang tak bisa lepas dari Ibnu Sutowo, eks Dirut PT Pertamina dan pensiunan jenderal bintang tiga era Soeharto. Dari perkawinannya dengan Zaleha binti Syafe’ie, yang dinikahinya pada 12 September 1943, Ibnu mendapatkan 7 anak. Mereka adalah Nuraini Zaitun Kamarukmi Luntungan, Endang Utari Mokodompit, Widarti, Pontjo Nugroho Susilo, Sri Hartati Wahyuningsih, Handara, dan Adiguna.

Sama halnya dengan saudara-saudara lainnya, Adiguna mencoba peraduan dalam bisnis. Beberapa perusahaan kakap tercatat dikelola Adiguna saat rezim orba berkuasa. Dia tercatat sebagai bos perusahaan farmasi PT Suntri Sepuri. Perusahaan yang didirikan pada 1998 ini memproduksi tablet, kapsul, sirup dan suspensi, sirup kering/serbuk injeksi beta laktam. Next

Rumah Adiguna Sutowo Dirusak
Nama Adiguna kembali muncul saat artis molek Dian Sastrowardoyo menikahi putra bungsunya, Maulana Indraguna Sutowo, pada Mei 2010 lalu. Muncul tenggelam dari pemberitaan, kini Adiguna Sutowo muncul kembali di pemberitaan setelah perempuan berinisial F dengan sengaja menabrakan sedan Mercy yang dikendarainya ke garasi rumah Adiguna di Jl Pulomas Barat VII, Blok D2, nomor 2, Jakarta Selatan.

Sabtu kemarin (26/10), sekitar pukul 02.00 WIB, sedan Mercy yang ditumpangi seorang perempuan berinisial F, menghantam pagar garasi kediaman Adiguna. Akibat kejadian itu, tiga unit mobil mewah yang berada di dalam garasi rusak parah.

Tak puas dengan apa yang dilakukan, perempuan tersebut turun dari mobil dan menusuk-nusukan payung ke mobil Lexus yang terparkir. Salah seorang pembantu di rumah Adiguna sempat melihat perawakan F ketika sedang melakukan perusakan.

“Yang saya ingat ciri-cirinya itu cantik, rambut pendek, putih, kaos hitam, celana jeans, masih muda,” tutur salah satu pembantu yang tidak mau disebutkan namanya.

Salah seorang pihak keluarga Adiguna, Sinta Saras, menuturkan bila pelaku sempat berteriak-teriak hendak membunuh istri Adiguna. “Dia sempat teriak membunuh, ingin bunuh kakak saya,” kata Sinta Saras.

Informasi ini didapatkan Sinta dari penjaga serta pembantu rumah Adiguna. Di dalam rumah itu hanya ada satpam serta pembantu. Adiguna serta sang istri, Vika Dewayani, kebetulan memang sedang di luar kota.

Sementara itu, Istri Adiguna, Vika Dewayani (45) mendatangi Polres Jakarta Timur, Sabtu malam kemarin untuk melaporkan perbuatan F. Vika datang bersama pengacaranya pukul 17.00 WIB. Laporannya sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

Halaman 1 2 « Prev

pembobol mobil beraksi tanpa merusak mobil dan membunyikan alarm selengkapnya “Reportase Investigasi ” pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/bil)

++++

Ini Penjelasan dan Ekspresi Adiguna tentang Insiden di Rumahnya

Prih Prawesti Febriani – detikNews
Index Artikel Ini  Klik “Next” untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 5 Next »

(Foto: Noel/detikcom)

1. Itu Rumah Gue, Nggak Ada Urusannya Sama Mas Piyu

Adiguna berbicara terlebih dahulu dalam jumpa pers tersebut. Nada bicaranya tinggi dan wajahnya memerah seperti orang yang sedang menumpahkan kekesalannya.

“Itu rumah gue, nggak ada urusannya sama Mas Piyu,” kata Adiguna yang mengenakan polo shirt warna hijau.

Setelah puas berbicara, Adiguna pun pergi meninggalkan lokasi. Setelah itu baru Piyu yang berbicara dalam emosi yang cukup tenang.

“Saya sama Bapak Adiguna itu adalah teman bisnis,” tutur pemilik nama asli Satriyo Yudi Wahono ini.

 

3. Kalau You Punya Pacar, Terus Jalan Sama Orang, Marah Nggak?Adiguna mengaku dialah yang menabrak rumahnya sendiri pada Sabtu 25 Oktober pukul 02.00 WIB.

“Jadi yang marah saya dan pacar saya. Sekarang kalau lu punya pacar itu rumah, rumah gua juga nggak ada yang dirugiin,” imbuh Adiguna dalam jumpa pers bersama Piyu di kafe De Hub, Thamrin City, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2013) siang.

Lalu, putra bungsu Ibnu Sutowo itu melanjutkan lagi kalimatnya.

“Yang nubruk ya saya. Itu rumah saya. Kalau you punya pacar you samperin ke rumahnya terus pacar you jalan sama orang lain you marah nggak? Coba you pikir!” cetusnya lagi dengan mata memerah.

Adiguna menegaskan perusakan rumah itu tidak ada kaitannya dengan keluarga Piyu.

“Itu rumah gua itu gimana, nggak ada urusannya sama Mas Piyu. Nggak ada orang lain, saya datang ke polisi nggak pakai-pakai lawyerlah,” tegasnya

4. Polisinya Coba Ngomong Sama Saya!

Adiguna mengelak saat ditanya soal Floren, sehingga misteri Floren belum terpecahkan.

“Polisinya mana, sini coba ngomong sama saya!” jawab Adiguna saat ditanya tentang perempuan berinisial F. Adiguna menjawab dengan nada tinggi dalam jumpa pers di Kafe de Hub di Thamrin City, Jakpus, Senin (28/10/2013) siang. Dia mendampingi Piyu, gitaris Padi.

Adiguna mengaku dialah orang yang mengamuk di rumahnya sendiri di Pulomas pada Sabtu 25 Oktober pukul 02.00 WIB. Dia mengamuk dengan menabrak sejumlah properti di rumah itu dengan alasan sedang marah.

“Rumah rumah gue, mau ngapain juga terserah gue. Mau gue bakar kek terserah guelah kalau itu,” ujarnya.

 

 

 

About these ads

One Comment

  1. Posted October 30, 2013 at 9:34 pm | Permalink

    orang arogan macam adiguna sebaiknya di masukkan nusakambangan saja. angkuh, sombong, tak punya etika, temperamental, sok jago, sekarang sudah bukan jamannya lagi. itu kan jaman orde baru bung.ayo polisi berani tidak????jagan lagi kasus tahun 2005 di hotel hilton terulang lagi, jelas2 membunuh kok dihukum ringan!!!!


Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: