Garibaldi Thohir

Pengusaha muda masa depan..
++++
Mengenal Sosok Garibaldi Thohir; Presdir Tangguh Nan Religius
OLEH SYAHRUL SALAM SENIN, 12 APRIL 2010 / 12:26:14
Sosok Garibaldi Thohir tentu sudah sangat familier dengan dunia batubara Indonesia. Kepemimpinnanya di Adaro ikut melambungkan nama besarnya sebagai salah satu CEO “brilyan”. Betapa tidak, kepemimpinanya di Adaro turut mengangkat pencitraan perusahaan sebagai salah satu perusahaan kelas elit.

Kisah sukses Garibaldi tentu tidak diraih dengan satu malam. Dilahirkan dari keluarga berorientasi bisnis, Garibaldi Thohir mengakui bahwa keluarga dan latar belakang pendidikannya sangat mempengaruhi semangat entrepreneurnya. Karirnya sebagai pebisnis dimulai ketika pada tahun 1991 ia membentuk perusahaan induk keluarga. Bisnis pertamanya bermula ketika ia membentuk perusahaan induk bagi perusahaan keluarganya. Berkat inisiatif Garibaldi, 25 perusahaan ayahnya berhasil direstrukturisasi dan diperkecil menjadi 10 perusahaan yang menguntungkan.

Setahun kemudian (1992) Garibaldi melakukan terobosan dengan melakukan aksi korporasi dengan mengakuisisi PT Sekutu Indocoal di Sumatera Barat.

Garibaldi yang lahir pada 1 Mei 1965 ini terus mengasah kemampuan dan instink bisnisnya. Sebagai bagian dari strateginya untuk memperluas bisnis keluarga di bidang agen sepeda motor Honda, Garibaldi memulai bisnis utamanya di tahun 1997 dengan membeli perusahaan multi finansial yang kemudian dikenal sebagai PT Wahana Ottomitra Multiartha (PT WOM). PT WOM bergerak dalam bidang penyedia cicilan pembelian sepeda motor Honda, dan sekarang merupakan salah satu perusahaan pembiayaan konsumen terbesar di Indonesia.

Semangat entrepreneur dan keteguhan Garibaldi tercermin dari kemampuan perusahaan untuk tetap bertahan di tengah krisis moneter yang merupakan tantangan terberat bagi Garibaldi dan PT WOM.
Berlandaskan hubungan dan jaringan bisnis yang baik, Garibaldi berhasil meraih dukungan dari para bankir, pemasok, pelanggan dan karyawan. Perusahaan benar-benar memperhatikan pelanggan dan tidak terlalu menekankan angka penjualan, tetapi kualitas pelayanan dan komunikasi untuk memastikan tidak terhentinya pembayaran dari pelanggan.

Alumni University of Southern California di Los Angeles ini terus berkiprah. Sebagai bagian dari strategi untuk mengembangkan bisnis keluarganya, pada tahun 2003, Garibaldi Thohir mengakuisisi tambang batubara di Kalimantan Selatan di bawah PT Padangbara Sukses Makmur.

Sebagai wujud bukti nyata arti perjuangan dan kirpah bisnisnya, pada tahun 2004, Garibaldi Thohir terpilih sebagai salah satu finalis untuk Ernst & Young Entrepreneur.

Pada tahun 2005, Garibaldi dan T.P Rachmat melakukan ”duet maut” yang bermuara pada pengakuisisian perusahaan batubara yaitu PT Adaro Energy. Duet tersebut akhirnya membeli 49% saham perusahaan batubara tersebut. Berdasarkan hasil riset pada tahun 2005, Adaro Energy telah memproduksi sebanyak 132,35 juta ton batubara, atau menguasai pangsa pasar 30% batubara di Indonesia.

Pada tahun 2009, majalah Forbes menempatkan namanya menjadi bagian dari 40 orang terkaya di Indonesia. Nama Garibaldi bercokol diposisi 24 survey orang terkaya versi Forbes dengan kekayaan sebanyak 216 juta dollar atau senilai Rp 2,6 triliun.

Suami Alinda Thohir ini nampaknya tetap mengimbangi kegiatan bisnisnya dengan kepedulian sosial. Bagi Garibaldi, membangun kehidupan tentu tidak semata-mata berorientasi pada upaya membangun dan menumpuk kapital. Peduli terhadap sesama pun juga bagian dari orientasi hidupnya. Tak salah kalau kemudian ia pun ikut aktif dalam berbagai organisasi nirlaba dan sipil. Saat ini Garibaldi tercatat sebagai Bendahara Pondok Pesantren Cilangkap (sebuah organisasi keagamaan), anggota Organisasi Young Professional.

About these ads

Post a Comment

Required fields are marked *

*
*

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: